Tingkah Laku Tumbuhan
| Tumbuhan Putri Malu |
Makhluk hidup melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan di sekitar
habitat tempat hidupnya tidak terkecuali manusia. Adaptasi yang dilakukan
makhluk hidup bertujuan untuk dapat bertahan hidup dari kondisi lingkungan yang
mungkin kurang menguntungkan. Gerak pada tumbuhan adalah pindah tempat dalam
waktu singkat, salah satu ciri makhluk hidup adalah mampu melakukan gerak.
Tumbuhan bergerak sangat perlahan terkadang tidak teramati. Gerak tumbuhan
tanpa pengaruh lingkungan disebut endonom atau etionom, sedangkan gerak
tumbuhan yang di pengaruhi oleh faktor lingkungan.
Tumbuhan sebagai mahluk hidup juga melakukan gerak. Namun, gerak yang dilakukan
oleh tumbuhan tidak seperti yang dilakukan oleh hewan maupun manusia. Gerakan pada
tumbuhan sangat terbatas. Gerakan yang dilakukan oleh tumbuhan hanya
dilakukan pada bagian tertentu. Misalnya bagian ujung tunas, bagian
ujung akar, ataupun pada bagian lembar daun tertentu. Pada prinsipnya,
gerakan tumbuhan terjadi karena adanya proses pertumbuhan dan adanya kepekaan
terhadap rangsang atau iritabilitas yang dimiliki oleh tumbuhan tersebut.
Sebagai tanggapan terhadap rangsang tersebut, tumbuhan melakukan gerakan yang mungkin
menuju kearah rangsang atau menjauhi, atau melakukan gerak tanpa menunjukan arah
tertentu. Beberapa jenis gerakan tumbuhan yang tergolong iritabilitas dibedakan
menjadi tiga, yaitu tropisme, taksis, dan nasti. Gerakan pada tumbuhan
merupakan suatu resapan terhadap rangsangan (stimulus) baik yang
berasal dari dalam maupun dari luar individu. Jadi timbulnya
gerak pada tumbuhan merupakan bukti adanya iritabilitas. Berdasarkan ada
tidaknya rangsangan, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi:
- Gerak endonom adalah gerak yang tidak dipengaruhi oleh faktor luar. Contohnya adalah gerak sitoplasma pada sel.
- Gerak etionom adalah gerak yang dipengaruhi oleh rangsangan dari luar. Contoh rangsangan dari luar adalah cahaya, suhu dan gravitasi bumi.
- Gerak higrokopis adalah gerak yang disebabkan oleh berkurangnya kadar air secara terus-menerus, sehingga biji, buah, atau sporagium menjadi retak.
Fototropisme pada Sistem Gerak Tumbuhan
Berikut File Laporan Pratikum mengenai Tingkah Laku yang telah saya kerjakan
Komentar
Posting Komentar